Skip to main content

Tentang Kembali Menulis

Entah sudah berapa kali update blog. Setelah melewati beberapa fase hidup dan menengok lagi blog-blog jaman dulu kok rasanya sudah ga relevan lagi untuk aku yang sedang menjalani peran sebagai ibu dari dua anak yang manis-manis. Kemarin sudah sempat update blog dan tulis tipis-tipis pengalaman menjadi orang tua dengan tema-tema parenting, tapi kok tulisannya ga gue banget yha ☺akhirnya hapus lagi dan vakum lama banget ga nulis.

Hingga kemudian masuklah ke tahun 2020 dan banyak kondisi yang berubah. Yup, semua berubah karena hingga saat aku nulis blog ini, ada virus yang bikin semua kebiasaan yang dulu biasa aja kemudian sekarang menjadi sebuah kemewahan dan keistimewaan. Kami di dunia ini sedang dalam masa pandemi karena penyakit covid19. Sekolah ditutup, pekerja bekerja dari rumah, orang kemana-mana pakai masker. Mungkin di postingan berikutnya mau banyak curhat soal pandemi ini, tapi untuk sekarang sebagai pemanasan cukup nulis dikit aja biar jari-jari agak lemesan.

Semoga kedepannya makin banyak yang bisa aku tulis di blog ini, biar pikiran makin kreatif dan makin pinter nyusun kata-kata. Soalnya beberapa tahun belakangan ini kok nulis buat bikin caption medsos aja mikirnya lama banget.. apakah aku menjadi tulatit? Hiks semoga tidak ya. Semoga pikiran tetap tajam meski cuma jadi ibu rumah tangga dan kegiatannya ga jauh dari urusan domestik saja.

Semangat menulis lagi ya, Rini...

Comments

Popular posts from this blog

Aku, Sekolah Online dan Belajar Membaca

Bolak balik buka draft postingan soal pandemi karena aku seperti berhutang untuk nulisin pendapatku tentang pandemi dan segala permasalahannya, tapi percayalah semakin aku tulis semakin aku ga bisa menjelaskan secara baik dan sederhana hingga enak dibaca dan dimengerti. Terlalu banyak yang sudah terjadi selama setahun setengah pandemi ini berjalan, terlalu kompleks untuk dijabarkan. Mungkin karena aku bukan ahli virulogi atau ahli vaksin, yang aku tahu adalah aku harus menjaga diriku, kesehatanku, menjaga keluarga, orang2 tersayang dan beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi. Termasuk beradaptasi dengan PJJ, Pembelajaran Jarak Jauh. Anak pertamaku, si Kakak sudah masuk SD pertengahan Juli kemarin. Awalnya aku sudah optimis sekolah akan kembali normal karena pada saat daftar sekolah tren covid seperti melandai, kasus tetap ada tapi sepertinya kehidupan kembali berjalan seperti biasa. Hingga kemudian varian delta datang, ditambah mudik lebaran yang meski sudah diperketat tapi te...

Tentang HUT RI ke 76

Kemarin Indonesia genap berusia 76 tahun. Tidak ada perayaan yang spesial, tidak ada ucapan-ucapan optimis yang berlebihan di tahun ini. Mungkin karena suasana pandemi dan PPKM yang masih saja terus diperpanjang. Banyak rakyat yang masih kesulitan, sulit sekali optimis di hari-hari belakangan ini. Bahkan untuk teriak merdeka dengan lantang saja terasa berat dan kata-kata seperti tertahan di tenggorokan. Suasana di komplek rumah juga hampir sama. Kalau tahun kemarin benar-benar sepi tidak ada perayaan apapun, tahun ini dari pengurus RT berusaha bikin penyesuaian. Lomba via online hihihi.. lomba foto keluarga, foto balita, lomba nyanyi kemerdekaan, lomba bikin video, baca proklamasi, semua jenis lomba yang bisa dikerjakan mandiri di rumah dan hasilnya dikirim via whatsapp untuk kemudian dinilai juri. Ide yang cukup bagus menurutku, bikin penyesuaian untuk menghindari kerumunan. Tapi sayangnya yang partisipasi sedikit.. mungkin warga sudah terlalu mager dan males mikirin konsep. Yang nama...